Khutbah Iduladha: Hakikat Pengorbanan di Masa Pandemi
Kemenag mengajak umat Islam, utamanya yang berada di Zona PPKM Darurat, serta zona..
Majid al-Bahriyah didirikan atas ijin dari sesepuh kampung Rawa Indah yang meminta restu dari warga, orang tua, serta guru-guru yang berada di lingkungan RT 06 RW 03. Atas ijin dari guru Kyai Muhammad Ridho dan dorongan dari sesepuh kampung alhamdulillah masjid al-Bahriyah bisa berdiri.Pada dasarnya, sebelum menjadi masjid adalah sebuah mushola wakaf dari seorang sepuh (orang tua) kampung bapak H. Amad. Beliau ingin mempunyai sebuah surau kecil di kampung agar memudahkan masyarakat untuk beribadah dengan lokasi yang tidak jauh. Atas gotong royong warga jadilah sebuah mushola yang diberi nama al-Bahriyah.Setelah berpuluh tahu, atas masukan dari lingkungan juga untuk memudahkan warga agar tidak jauh untuk menunaikan salat Jumat, maka diubahlah mushola al-Bahriyah menjadi masjid al-Bahriyah. Di tahun 2020 dikukuhkanlah masjid al-Bahriyah yang diurus oleh bapak H. Minin dan ustaz Sulaiman serta bapak Rahmat dengan arahan dari sesepuh serta guru-guru di kampung Rawa Indah
Kemenag mengajak umat Islam, utamanya yang berada di Zona PPKM Darurat, serta zona..
Kemenag mengajak umat Islam, utamanya yang berada di Zona PPKM Darurat, serta zona..
Khutbah Pertama اَلْØÙŽÙ…ْد٠للهÙ..